Sabtu, Juli 21, 2012

Semboyane wong Solo

Setiap orang pasti mempunyai prinsip dalam hidupnya… demikian pula bagi orang – orang Solo yang kebanyakan orang dalam menyebut komunitas orang Solo dengan “piyayi Solo”, “wong Solo”, “bocah Solo”.
Entah siapa yang pertama kali mengatakan  “Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Asorake”. Namun kalimat itu seakan menjadi semboyan bagi orang Solo. Kalimat itu jika diterjemahkan : 
Ngluruk Tanpo Bolo       : Mendatangi kancah atau arena tanpa mengajak kelompok atau pasukan. 
Menang Tanpo Asorake : Ketika meraih kemenangan, ia tidak merendahkan pada semua lawan – lawannya. Artinya bahwa keberanian seseorang dalam suatu kancah bukan mengandalkan banyaknya jumlah orang yang ia bawa, tapi karena memang orang itu berkarakter, berjiwa mulia dan berkemampuan. Kemudian dalam meraih kemenangan ia tidak memulai dengan hal buruk pada lawan serta tidak menghinakan rival setelahnya…………… 
Akankah JOKO Wi…. Mencitrakan Piyayi Solo ……. ? Jika hal itu terjadi ……….. bangsa ini telah berada pada track yang sebenarnya…… karena peradaban suatu bangsa akan menonjol jika dapat menjaga harkat dan martabat. 
Dan dengan pemimpin negri yang baik, rakyat akan semakin simpatik…… Niti Wijaya

Rabu, Oktober 26, 2011

Warung Sate tongseng Solo



Usaha kuliner yang saya usahakan beberapa waktu yang lalu, yaitu warung sate tongseng khas Solo pak Hadi Niti Wijoyo, masih mendapati beberapa kendala, sehingga dalam pendapatannya kurang bisa diharapkan sebagaimana mestinya. untuk itu saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.
Memang..., setiap usaha itu pasti ada hal - hal yang diluar jangkauan. walaupun telah menggunakan analisa sekalipun.
Tapi saya yakin...., setiap apa yang diupayakan itu akan mendapati suatu hasil yang tentunya seberapa besar tekad dan ketekunan.
semoga di hari - hari kedepan dapat membawa hasil yang diharapkan.
Tetap semangat demi menuju keJayaan... NITI WIJOYO

Selasa, Maret 08, 2011

Nyepi....

Nyepi dalam bahasa jawa yang berarti menyendiri, namun jika ditafsirkan dapat bermakna menjauhkan diri dari sifat - sifat keduniawian. bagi umat manusia yang memeluk agama hindu pada moment tersebut mengajak kembali pada dasar atau hakiki kemanusiaan, sebagaimana umat Islam momen tersebut 'Idul Fitri "kembali pada ke-fitrah-an manusia".

Jika kita kaji lebih dalam dan lebih luas, maka pada prinsipnya manusia seluruhnya tanpa kecuali di-ingatkan, diajak kembali menuju pada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT,

Hilangkan kerakusan, ketamakan, keangkuhan, Adhigang Adhigung Adhiguna. inget sepodo-podo, anasir - anasir sifat Api dipupuskan. demikian selayaknya manusia yang dapat diterima oleh semua makhluk ciptaan Tuhan, berikan manfaat yang lebih besar bagi sesama manusia.

Selasa, Desember 28, 2010

Akhir Tahun kemenangan .........

Eforia sepak bola Nasional begitu kental walau hanya sekelas regional Asia Tenggara, namun permainan yang disuguhkan dalan setiap event sungguh sangat.. sangat... memukau layaknya permainan klas dunia. gol - gol yang tercipta memang fantastik.
Terlepas menang atau kalah hal itu sudah menjadi keharusan, salah satu team pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Penonton Tanah air sekarang sedang di-uji sejauh mana eksistensi dalam memberikan dukungan, dimana saat team kita kalah 0-3 dari Malaysia, akankah kita masih tetap memberikan dukungan penuh dengan memberikan suport (do'a) dan menyanyikan lagu yel-yel penyemangat ntuk raih kemenangan saat laga kandang nanti Rabu, 29 Des'10 ? atau bahkan mencemoohnya ? harapanku..... seluruh bangsa Indonesia tumpahkan rasa cinta, tumbuhkan kerinduan pada Negara ini melalui perhelatan olahraga terpopuler di dunia.
Semoga pada Akhir tahun 2010 Bangsa dan Negara Indonesia meraih kemenangan dalam setiap event...! Amien...... (Sri Sp)

Selasa, Desember 07, 2010

Tahun Baru 1432 Hijriyah

Hari terus berganti, pekan makin menekan, tahun tak terasa telah turun (bukan jumlah angka tapi umur dunia semakin turun-red). tak selayaknya kita berebut kuasa, tak sepantasnya kita berebut tahta, dan tak sewajarnya kita beradu mahkota...!
Musibah demi musibah sebenarnya mengingatkan untuk saling berbagi rasa, rengkuh damai bersama iring petikan dawai, laraskan irama bersama harmoni kehidupan, jalankan laku dharma kusuma u'tuk panjangkan usia dunia yang memang maya.
Riuh suara dewata yang mulai membangun angkara, jeritan dan lengkingan sudra bak mengganyang, terpaku dan menbisu ksatria karena kelu, terpana seakan tak berguna brahmana yang telah mulai sirna grahita sukma, lampita jaya hanya pralambang yang tiada makna.
Akankah semua ini mungkin akhir dari suatu sandiwara ? atau barangkali merupakan awal suatu masa pinunjul beksa ?
TRI DHARMA KUSUMA :
1. PEPELING REKSA BUDHI UTAMA
2. LANGKAH BEKSA BUMI LINGGA
3. PUNGKAS DHARMA AJI SAMPURNA
(Nitiwijoyo - Sri Sp)

Senin, Mei 10, 2010

magic Goyang Karawang


Sepuluh tahun lebih ku telah tinggal di Karawang. Semua kan tahu bahwa Karawang adalah kota yang terkenal dengan Goyang Karawang.
Pada awalnya saya  meyakini bahwa itu semua hanya omongan belaka. Rasa penasaran ku ingin mencari apa sebenarnya tentang mitos Goyang Karawang. Pernah ketika mengikuti suatu seminari salah seorang nara sumber menanyakan bahwa “tahukah saudara- saudara kenapa Karawang terkenal dengan Goyang Karawang ?” semua peserta hanya terdiam tak ada yang menjawabnya. Maka kemudian sang nara sumber menjawabnya sendiri :”Karawang kenapa terkenal dengan Goyang? Karena jangankan di daratnya sedang Kapal terbang ketika melintas diatas kota Karawang saja bergoyang Kanan.. Kiri…, kanan… kiri…,kanan… kiri…. (sambil memperagakan tangannya bergoyang – goyang). Sontak saja para peserta menyambut dengan geeeer… sampai – sampai peserta yang sedang tertidur dengan pulas mendadak bangun dan ikut tertawa.
Masih belum puas jawaban tentang mitos goyang Karawang, dalam obrolan ringan ada yang menyebutkan bahwa, dulu…, Kereta Api ketika melewati kota Karawang, keretanya bergoyang – goyang.(pikirku itu hanya sebuah gurauan belaka, tapi masih masuk akallah dalam hatiku bahwa tanah Karawang kebanyakan labil..)dan pada saat yang lain seorang kawan yang semenjak kecil dibesarkan di Karawang menyampaikan “kenapa kota Karawang terkenal dengan goyang? Dia sampaikan bahwa jawabannya ada pada Tukang Kedai Kopi.” Serta merta saya sanggah “mana mungkin kentenaran suatu kota hanya tukang kedai kopi.”contoh: Jakarta karena perjuangan Raden Fatahilah yang telah mengusir bangsa Portugis dengan menyebutnya “Jayakarta”, Surabaya Kota Pahlawan karena Bung Tomo.., lah.. ini tukang Kopi…!”. Kawanku pun melanjutkan penjelasannya kenapa tukang kedai kopi. “Kalau nggak percaya… mampirlah ke kedai kopi pesan kopi dan perhatikan cara dia mengaduk kopi, bukannya sendok yang diputar tapi gelasnya yang diputar!, kalau cara mengaduk kopi nggak seperti itu tanyakan pada Teteh penjualnya…”.
Aku semakin bingung. Padahal aku ini orang yang suka kuliner tapi nggak pernah perhatiin semua itu. Tapi sesekali ku mencoba perhatikan apa yang kawanku jelaskan. Kebetulan sekali ku mampir di kedai kopi dan penjualnya seorang perempuan paruh baya (pantaslah kalau disebut Teteh). Setelah saya minta 1 cangkir kopi manis, ku duduk dengan tenang dan sambil memperhatikan cara mengaduk kopi manis. Eeee… ternyata, biasa saja tuh caranya.. mana mungkin ini sebuah jawaban.. dalam hatiku. Kemudian Teteh tersebut menyodorkan kopi yang telah diaduk, saking penasarannya… ku beranikan diri untuk menanyakan pada penjual tersebut dengan pelan,” Teh…, kata kawanku, bila mengaduk kopi manis disini gelasnya yang berputar bukan sendoknya?”. Jawabnya,”Iiii…h akang ini…. (agak genit) Tanya aja sama istri akang….,”.
Aku jadinya manggut – manggut dan tersenyum…., o… itu maksudnya. Ntar kalau ketemu kawanku lagi kan ku katakan “Awas.. Ya Kamu dah ngerjain aku…”. Namun pada saat ketemu kawanku baru ku mau katakan, dia telah senyum-senyum maka akupun ikut senyum dan akhirnya tertawa bersama.  (astaghfirllah, tapi bener lho... ha ha ha ...)

Jumat, April 09, 2010

Canda disaat Banjir... (Sri Sp)

Baru kali ini Karawang tergenang Aliran kali citarum sedemikian dahsyatnya, namun demikian kita selayaknya tetap bersabar dan tawakal.., mungkin itu semua sebagai pencucian terhadap apa yang telah kita lakukan berbaur dengan barang yang haram, jika kita bisa mengambil hikmah mungkin akan tertepiskan rumor - rumor yang berkembang, salah kebijakan petugas waduklah..., muatan politislah.., dana perbaikan yang nggak kunjung turunlah.., ini itulah.., dan banyak lagilah....
Bila mengingat kejadian tersebut... sambil evakuasi apa yang bisa diselamatkan. Untuk menghibur diri.., kita jadi teringat sebuah kisah:
Ketika Banjir melanda dikampungnya Nabi Nuh, pada saat itu tercatat bahwa seluruh hewan yang berpasangan diperkenankan masuk dalam kapalnya Nabi Nuh, melihat betapa banyaknya penumpang kapal dan persediaan logistik yang tidak memadai, maka Nabi Nuh bersabda: 'seluruh penumpang kapal walaupun berpasangan tidak diperkenankan berkembang biak (maaf: KAWIN) red. - (Barangkali jika berkembang biak maka akan bertambah sulit untuk mendapatkan pasokan logistiknya. Jangankan bertambahnya jiwa, sedang logistik yang ada saja belum tentu dapat mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan pengungsi, karena entah sampai kapan surutnya Banjir tersebut). Namun pada dasarnya saja hewan.... ternyata sepasang anjing melanggar aturan Nabi Nuh tersebut, hal itu diketahui oleh kucing sehingga diadukan pada Nabi
Kucing : Ya.. Nabi Allah Nuh, saya dapati sepasang anjing telah melanggar aturan yang baginda sabdakan.
Nb Nuh: Apakah benar aduanmu itu ! jika benar biarkan mereka mendapatkan balasannya. Dan ajukan mereka ke hadapanku.(tidak lama kemudian Anjingpun diajukan dihadapan Nabi)
Nb Nuh: Hai Anjing.., apakah benar apa yang diadukan oleh Kucing Bahwa kalian melanggar aturanku !
Anjing : Tidak ! ya Nabi ..., dasar kucing saja yang terlalu cerewet, mereka itu kesehariannya hanya tukang mengadu, menggunjing, teriak - teriak, yang terkadang justru mereka selalu mengganggu tetangga yang pada saat  seharusnya istirahat.
Nb Nuh : Ingatlah bagi kalian semua... Banjir sedang melanda seharusnya diantara kalian saling bantu, saling menyadari atas musibah, tahan emosi, tahan hawa nafsu. Hilangkan perbedaan - perbedaan, pupuskan keangkaramurkaan. Baiklah jika demikian... peristiwa ini semua akan aku serahkan kepada Yang Maha Kuasa biarlah Dia yang memberikan keadilan.
Ternyata apa yang dilihat kucing memang telah terjadi. sementara anjing berusaha membalikkan fakta dihadapan Nabi Nuh. Dan apa yang dikatakan Anjing, atas tingkah laku kucing juga benar, maka mereka mendapatkan balasan apa yang telah mereka perbuat.
Balasan untuk Kucing : jika mereka memulai berkembang biak selalu berteriak-teriak, sehingga mengganggu tetangga, bahkan diatas plafon kita,
Balasan untuk Anjing : pada saat proses pengembangbiakan satu dengan yang lain saling membelakangi (sebagaimana sifat anjing yang membalikan fakta dihadapannya Nabi Nuh)

Kita selayaknya masih bersyukur, Karawang sebaiknya tetap bersyukur genangan air hanya beberapa hari, logistik datang silih berganti dan tetap tercukupi, Cobaaaa... kalau sampai seperti yang pernah Nabi Nuh alami..., pasti akan kekurangan putra putri...., hi  hi hi ....

Senin, Maret 29, 2010

banjir Karawang

Banjir........

Banjir di Daerah Karawang telah melanda lebih dari 8 kecamatan, puluhan ribu jiwa mengungsi, termasuk anggota keluarga Nitiwijoyo " SRI SUPARNO" mengungsi 5 hari di Kosambi , wah... capek rasanya.... nunggu surutnya genangan kali citarum, capek rasanya bebenah rumah yang kerendam lebih dari 5 hari...., mudah-mudahan hanya sekali ini saja terendam banjir

Kamis, Februari 18, 2010

Longsor lagi longsor lagi .....

BANDUNG – Sedikitnya 36 rumah di Kampung Tegal Bungur, Desa Wanasari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur tertimbun longsor, Kamis (18/2/2010) sekitar pukul 16.45 WIB.

Sejauh ini, belum diketahui apakah longsor tersebut menelan korban jiwa atau tidak. Namun, puluhan warga diungsikan di SD Tegal Bungur.

Informasi yang dihimpun okezone, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur Selatan sejak siang. Akibatnya, tebing di sekitar permukiman warga longsor dan menimbun sekitar 36 rumah warga.

Ketua Satgana PMI Kabupaten Cianjur Rudi Syachdiar Hidajath mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke Kecamatan Naringgul. Namun, hingga pukul 19.00 WIB belum diketahui kondisi pasti di wilayah tersebut.

“Kita belum mengetahui, apa ada korban atau tidak. Tim dari PMI sudah meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membawa sejumlah bantuan untuk para pengungsi,” ungkap Rudi saat dihubungi wartawan, Kamis (18/2/2010).

Selain longsor, puluhan rumah di Kecamatan Kadupandak di wilayah Kabupaten Cianjur Selatan, terendam luapan Sungai Cibuni. “Di lokasi banjir pun, sebagian warga sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman,” ungkapnya.
(teb)

Selasa, Februari 16, 2010

Anand Krisna


Spiritualis Anand Krisna petang tadi dilaporkan oleh muridnya, TPL (19), atas dasar perbuatan cabul. Jika terbukti, Anand terancam 7 tahun penjara.

"Mereka melaporkan kasus pencabulan dan pelecehan, pasal 290 KUHP tentang pencabulan terhadap korban saat tidak berdaya. Ancamannya 7 tahun," tutur Kuasa Hukum TPL, Agung Mattauch, di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/2/2010).

TPL sendiri, merupakan murid Adnan yang spesial. Sehingga mendapat perlakuan khusus dari spritualis keturunan India itu.

Identifikasi pencabulan yang dilakukan Adnan kepada TPL, dipaparkan Agung yakni secara berkali-kali memeluk, meraba-raba, dan mencium, dalam keadaan terhipnotis dan tidak sadar.

Sebagai barang bukti, TPL membawa foto dirinya yang sedang berpelukan dengan Adnan, testimoninya, keterangan ahli dari psikolog, dan rayuan-rayuan yang diterimanya dari Adnan lewat email.

"Tim penyidik harus bisa segera melakukan tindakan terhadap Anand, karena masih banyak korban lain. Ada 9 korban, baru satu yang melaporkan. Untuk mempermudah penyelidikan, maka ditampilkan dulu satu orang," tutur Agung.www.okezone.com

Sabtu, Januari 23, 2010

ATM oh.... ATM

JAKARTA - Polisi kembali menangkap tujuh orang yang disinyalir pelaku pembobolan uang nasabah bank melalui mesin ATM.

"Masih berkembang terus. Sementara ini 10 ditangkap di Jakarta dan Kalimantan," kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Ito Sumardi melalui pesan singkat yang diterima okezone, Sabtu (23/1/2010).

Polisi berhasil menangkap dan menetapkan seorang tersangka berinisial "F" yang diduga terlibat pembobolan uang tabungan para nasabah melalui ATM. Selain menangkap tersangka F, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp23 juta, perangkat komputer, berbagai jenis kartu ATM, dan skimmer.

Sebelumnya, uang senilai ratusan juta rupiah tiba-tiba raib dari sejumlah ATM di Kuta, Bali. Padahal, nasabah mengaku tidak melakukan transaksi atas peralihan dana tersebut. Sejumlah ATM yang dibobol yakni BCA, BNI, dan Permata. Modus yang digunakan yakni dengan 'mengintip' personal identification number milik para nasabah.
www.okezone.com

Senin, Januari 18, 2010

sekte

CIREBON - Ratusan warga, tokoh ulama, dan santri di Cirebon mendatangi dua rumah yang dijadikan markas aliran sesat Surga Eden. Massa meminta aparat membubarkan aliran Surga Eden dan mengusir pimpinannya, Ahmad Tantowi dari Cirebon.

Berdasar pantauan, ratusan warga yang merasa kesal dengan ajaran Surga Eden, sempat geram hingga melempari rumah Tantowi yang berada di Kampung Sura Panda, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, tadi siang. Namun, aksi brutal tersebut berhasil diantisapasi oleh pimpinan aksi yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Kota Wali (Foskamal).

Dalam aksi yang diikuti sekitar 200 orang tersebut, diwarnai dengan penyegelan dua markas Surga Eden yang berada di Kelurahan Argasunya, dan Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Mereka memasang berbagai poster dan foto pimpinan aliran Surga Eden, Ahmad Tantowi, dengan berisi kecaman kepada kelompok tersebut.

Berbagai foto Ahmad Tantowi, yang dibawa warga sempat diinjak-injak dan diludahi. Aksi tersebut, dilakukan sebagai respons telah ditetapkannya Ahmad Tantowi sebagai tersangka pencabulan dan penistaan agama oleh penyidik Polda Jabar.

Warga menuntut, agar para pengikut serta pimpinan Surga Eden, tidak kembali ke dua rumah yang dijadikan markas. Mereka, meminta agar petugas berwajib segera membubarkan aliran tersebut dan menghukum pimpinan dan para anggota yang dianggap telah menodai ajaran agama Islam.
“Kami tidak menginginkan jika Ahmad Tantowi beserta para pengikutnya menginjakan kaki lagi di tanah Cirebon. Jika petugas membiarkan mereka datang ke sini, kami tentu akan bertindak langsung dengan mengusirnya,” tegas koordinator aksi, ustadz Ujang Zakaria.

Dijelaskan Ujang, ditetapkannya Ahmad Tantowi dan sejumlah pengikutnya sebagai tersangka, dalam kasus pencabulan dan penistaan agama, membuat warga Cirebon marah. Karenanya, mereka tidak menginginkan lagi kehadiran Ahmad Tantowi dan para pengikutnya.

“Kami merasa kecolongan dengan adanya aliran sesat ini. Karenanya, kami menginginkan agar Ahmad Tantowi tidak ada lagi di Cirebon. Penyegelalan rumah Tantowi ini sebagai bentuk perlawan kami terhadap Tantowi yang telah menyesatkan dan mendustakan agama,” tutur KH Muslim.

Setelah memasang segel di kedua rumah yang dianggap sebagai markas aliran Surga Aden tersebut, mereka melakukan doa bersama tepat di depan rumah tersebut. Selanjutnya, massa membubarkan diri.
sumber www.news.okezone.com

Selasa, Januari 05, 2010

Gus Dur dan Fidel Castro


Jakarta–Gus Dur merupakan salah satu Presiden RI yang tidak terlalu mementingkan protokoler. Saat bertemu Presiden Kuba Fidel Alejandro Castro tahun 2000 lalu, Gus Dur hanya mengenakan sandal jepit. Selain membicarakan hal serius, Gus Dur pun membuat lelucon yang membuat Fidel Castro tertawa terbahak-bahak.


Kisah ini diceritakan mantan Kepala Protokoler Istana, Wahyu Muryadi, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (5/1). Wahyu saat itu mendampingi Gus Dur menginap di Hotel Melia Havana. Gus Dur dan rombongan datang ke Havana untuk menghadiri acara KTT Non Blok.

Saat itu, sekitar pukul 22.00 waktu setempat, Gus Dur sedang santai di sofa kamar suite-nya di hotel tersebut. Gus Dur lagi asyik mendengarkan kaset wayang kulit dengan menggunakan headphone. Dia mengenakan celana pendek dan sandal jepit.

Malam sudah hampir larut, Gus Dur dan juga para pejabat pemerintah RI lainnya tak mengira akan kedatangan pemimpin Kuba. “Saat itu Pak Fidel Castro memang datang ke hotel secara mendadak. Dia mengenakan baju cokelat seperti seragam Pemda itu, tanpa topi,” kata Wahyu.

Begitu mendengar kehadiran Castro, Wahyu Muryadi pun langsung lompat dan lari ke lantai atas untuk membangunkan Menlu Alwi Shihab yang sudah terlelap tidur. “Paspampres kaget, soalnya Castro memaksa masuk kamar suite Gus Dur. Aku lompat lari ke atas membangunkan Menlu Alwi Shihab yang terlihat kelelahan,” kata wartawan Tempo itu.

Kedatangan Castro juga membuat Gus Dur panik. Dia bergegas mengenakan celana panjang. Namun, Gus Dur tak sempat memakai sepatu. Gus Dur pun menemui Castro dengan mengenakan sandal jepit. “Saat itu Castro menenangkan Gus Dur dengan mengatakan ‘Its okay Mr President, Don’t be in a hurry’,” terang Wahyu.

Setelah membahas sesuatu yang serius terkait KTT Non Blok selama 30 menit, Gus Dur dan Castro pun beradu lelucon. Seperti diketahui, Gus Dur memang sangat pandai untuk membuat lelucon di berbagai forum yang ia hadiri.

Ketika bertemu Castro, Gus Dur menyampaikan lelucon tentang presiden-presiden Indonesia yang gila. Menurut Gus Dur, presiden RI pertama gila wanita, presiden RI kedua gila harta, dan presiden RI ketiga gila teknologi. “Terus presiden yang keempat, coba Pak Castro tebak,” kata Gus Dur saat itu. “I don’t know,” jawab Castro.

“Kalau saya ini yang memilih orang-orang gila,” kata Gus Dur. Saat itu Castro yang selalu berpenampilan dengan janggut panjangnya itu langsung terpingkal-pingkal. “Ini benar-benar terjadi, karena saat itu saya dan Pak Alwi yang mendampingi Gus Dur,” ujar Wahyu yang mengaku kisah ini sulit untuk dilupakan dan selalu terkenang-kenang.

Sumber : www.solopos.com


Senin, Desember 07, 2009

TERBAIK DARI YANG BAIK

Pinter , Bener , Pener

Zaman semakin maju.., ilmu pengetahuan semakin terbuka.., maka yang pasti zaman sekarang banyak orang pinter. Terbukti bahwa setiap hal yang dulu tak pernah tahu, sekarang apapun akan dapat diketahui dengan cepat. Apalagi dengan adanya teknologi yang semakin berkembang dengan dahsyatnya, sedahsyat lajunya pesawat ulang alik. Namun apakah dengan kemajuan yang demikian canggihnya teknologi tersebut akan menjamin  seluruhnya berlaku bener ?

Barangkali jika kemajuan itu berada ditangan orang yang mempunyai pemikiran yang positiflah hal tersebut masih dapat dikatakan aman..., sebagaimana contoh ilmu kedokteran akan sangat membantu pasien untuk kesembuhannya sehingga masih ada kesempatan untuk bertaubat, Hukum peradilan, akan membantu orang yang salah tetap disalahkan dan yang benar akan mendapatkan kemenangan, sehingga dunia ini mungkin masih berputar lebih lama lagi, dan tidak hanya sampai denga 2012. Dan masih banyak lagi percontohan yang positif. hal ini sebagai bagaian dari yang bener.

Tapi ingatlah... bahwa hal yang positif akan selalu di-iringi dengan gerakan negatif sehingga kita diminta selalu waspada akan hal itu. Dan yang paling miris jika kita mengingatnya adalah jika teknologi itu berada ditangan orang yang tidak pener (pas).
Bahkan jika ditarik lebih panjang kajiannya, bukan hanya teknologi terkadang urusan keagamaan sekalipun walau sebenarnya agama mengajarkan tentang kebenaran, tapi jika tatapelaksanaan keagamaan yang tidak pas (pener) akan membuat dunia semakin cepat kehancurannya.

Minggu, November 01, 2009

babak lanjutan ....

Kita telah saksikan pola pemerintahan babak kedua, dengan ditandainya pembentukan kabinet bersatu jilid II, semua akan mengetahui bahwa pemerintahan yang lalu didera berbagai bencana di tanah air Indonesia tercinta namun semua masih dapat bertahan. Baik diawal maupun diakhir pemerintahan terdapat bencana.
Apakah mungkin akan terjadi pula bencana ditengah-tengah pemerintahan demikian juga ?
Ini bukan jawaban dan bukan mendahului Yang Maha Kuasa, tapi kalaupun akan terjadi hal yang mustinya tidak kita inginkan bersama memang adanya, bukti bahwa apa yang telah Tuhan gariskan pasti akan terjadi. Namun sejenak kita bertafakur Seberapa besar kuat kita menghadapi ujian ? seberapa besar tingkah kita menyelisihi apa yang Tuhan perintahkan ? seberapa besar kita menyayangi sesama ciptaanNya ?

Jumat, Agustus 28, 2009

kisah dan hikmah

ABDULLAH BIN JA’FAR

Suatu ketika Abdullah bin Ja’far menjalankan usaha perniagaan bersama dengan saudaranya yaitu Abdullah bin Zubair. Abdullah bin Zubair yang telah diwarisi buku catatan hutang piutang ayahnya yang harus diselesaikan, mendapati Abdullah bin Ja’far mempunyai hutang sebesar satu juta dirham maka Abdullah bin Ja’farpun menyanggupi untuk membayarnya.

Tapi Abdullah bin Zubairpun juga mewarisi sifat ayahnya yang jujur, yaitu meneliti kembali buku catatan ayahnya tersebut, dan ternyata justru sebaliknya ayahnyalah (Zubair RA) yang harus membayar kepada Abdullah bin Ja’far.

Setelah Abdullah menyampaikan kekeliruannya tersebut kepada Abdullah bin Ja’far, ia berkata:”Jika demikian keadaannya, aku menghalalkan hutang ayahmu itu”.

Kata Abdullah bin Zubair,”Tidak wahai saudaraku, aku yang harus membayarnya.” Kata Abdullah bin Ja’far:”Baiklah jika demikian, engkau boleh membayarnya sesuai kemampuanmu.”

Jawab Abdullah bin Zubair,” sebagai gantinya, maukah engkau menerima sebidang tanah yang kecil.” Kata Abdullah bin Ja’far,”Ya jika engkau tidak keberatan.” Maka Abdullah bin Zubairpun menyerahkan sebidang tanah yang tandus dan kering kepadanya.

Kemudian Abdullah bin Ja’far memerintahkan pembatunya untuk membawa sajadah dan membentangkannya diatas tanah yang tandus dan kering itu, yang selanjutnya Abdullah bin Ja’far mendirikan shalat dua roka’at dengan sujud yang cukup lama.

Setelah selesai melaksanakan shalat, ia menunjuk ke satu arah dan menyuruh pembantunya tersebut menggali tempat itu. Dan ternyata dalam galian tanah itu keluarlah air dari perut bumi.”

Keberkahan muncul bukan karena besarnya kekuasaan, luasnya daerah cakupannya, tapi seberapa keikhlasan dan syukur yang dia rasakan.

Ingat …. ! dunia bagaikan air laut, semakin banyak kita meminumnya akan semakin besar rasa hausnya.

Sri Sp/Fadhail Amal

Minggu, Agustus 16, 2009

suwe mijet wohing ranti

Suwe Mijet Wohing Ranti,

Ungkapan - ungkapan bahasa jawa begitu halus dalam pemaparannya. sering membutuhkan pemahaman yang sempurna untuk mengetahui apa yang sebenarnya yang dimaksud. seperti "Suwe Mijet Wohing Ranti"
untuk mengerti maksud kalimat itu, terlebih dahulu kita mengerti arti :
Suwe : Lama
Mijet : Memijit
wohing Ranti : Biji Meranti

Biji Meranti adalah sejenis kacang panjang yang jika telah kering untuk mengeluarkannya dengan cara di pijit. hanya karena Meranti lebih kecil dari pada kacang panjang, maka untuk mengeluarkannyapun akan lebih mudah.
Nah ... maksud ungkapan suwe mijet wohing ranti adalah : sangat mudah, sangat singkat, sepele, menganggap kecil.

contoh kalimat

sri : "opo kowe isoh ngrampungake penggawean iki..!"
( apakah kamu sanggup menyelesaikan pekerjaan ini .....!)

suparno : "Suwe Mijet wohing Ranti...!"
( Gampang itu....., mudah itu.....,

Selasa, Juni 23, 2009

N I T I W I J O Y O: ojo Dumeh

N I T I W I J O Y O: ojo Dumeh

ojo Dumeh

"OJO DUMEH" Kata ini sering kita dengar khususnya orang - orang jawa yang masih menganggap bahwa filosofi jawa mempunyai nilai makna tinggi. maksud dari kata OJO DUMEH ini menurut terjemahan bebas adalah : JANGAN MENTANG - MENTANG. contohnya : "ojo dumeh sugih" (jangan mentang - mentang kaya), "ojo dumeh kuoso" (jangan mentang - mentang berkuasa). Dari makna yang sederhana ini barangkali para sepuh etnik jawa mengingatkan kepada setiap generasi untuk selalu waspada dan hati - hati terhadap kemegahan, kemewahan dan segala atribut kenikmatan yang mendorong berlaku congkak dan takabur. Bahwa itu semua hanya titipan yang Maha Kuasa .......... (Sri Sp)